Aku berharap kita bisa jadi teman yang baik sekali lagi, tapi orang yang merasa bersalah tidak akan mampu kembali seperti dulu karna tahu betapa dalam dia menyakiti, dan kamu nggak akan kembali menjadi teman seperti yang selalu kamu paksakan bahwa aku harus jadi "teman"mu seperti dulu. Sama seperti akang yang akhirnya hanya bisa lari tanpa pernah bisa menjelaskan kenapa dia harus lari dari orang yang takkan mempermasalahkannya. Ya, penyesalan membuat orang takut akan membuat kesalahan yang sama, rasa sakit yang sama pada orang yang sama, sehingga dia hanya berpikir untuk lari, bukan menyelesaikannya.
Sebenarnya aku selalu ingin berbaik hati dan berbaikan lagi seperti dulu. Menjadi teman seperti dulu. tapi orang yang bersalah selalu akan menyerah menjadi seperti sedia kala. Dia hanya memilih jalan aman pada hidupnya tanpa mau membuat tantangan menjadi pilihan lain. Padahal mungkin itu suatu
jalan yang akan memberikan perbaikan kedepannya. Semua sudah terjadi memang, aku pun telah memaafkan segala yang terjadi.
jalan yang akan memberikan perbaikan kedepannya. Semua sudah terjadi memang, aku pun telah memaafkan segala yang terjadi.
Memilih hidup pada wilayah baru memang tidak mudah, kadang kita mudah hanyut dalam wilayah lama yang akan menyesakkan dada. Namun hidup terus berputar, jika hanya terpaut dalam kisah lama kita hanya akan diam di tempat tanpa membuat kemajuan untuk masa depan kita. Karna mentari masih akan tetap terbit untuk memberikan masa depan bukan sekedar menerangi, namun memberikan harapan baru bahwa hidup akan menjadi lebih baik jika s
aat ini kita membuktikan bahwa kita juga adalah sosok yang baik. Untuk diriku dimasa lalu, jangan pernah berkecil hati atas nasibmu yang kurang beruntung, untuk diriku dimasa depan, aku yang sekarang berhutang menjadi sosok yang lebih baik untukmu dimasa depan. Tunggulah aku hingga aku pantas berada denganmu masa depanku, tunggulah aku hingga pada akhirnya aku takkan mengecewakanmu lagi. Agar kita bisa sama-sama menatap dunia tanpa perlu menundukkan kepala.
aat ini kita membuktikan bahwa kita juga adalah sosok yang baik. Untuk diriku dimasa lalu, jangan pernah berkecil hati atas nasibmu yang kurang beruntung, untuk diriku dimasa depan, aku yang sekarang berhutang menjadi sosok yang lebih baik untukmu dimasa depan. Tunggulah aku hingga aku pantas berada denganmu masa depanku, tunggulah aku hingga pada akhirnya aku takkan mengecewakanmu lagi. Agar kita bisa sama-sama menatap dunia tanpa perlu menundukkan kepala.



